Prosesi Naik-Turun Takhta: 3 Harta Karun Misterius Kekaisaran Jepang

Nathania Riris Michico
Ketiga harta karun digunakan dalam upacara kenaikan takhta, tapi tidak pernah diperlihatkan. (FOTO: AFP/GETTY IMAGES)

Ilustrasi cermin keramat. (FOTO: BBC/DAVIESSURYA)

Setelah dewi matahari Amaterasu berkelahi dengan kakaknya Susanoo, dewa laut, serta badai; dia mundur ke sebuah gua dan membawa terang dunia bersamanya.

Susanoo mengadakan pesta untuk memancingnya keluar, dan Amaterasu terpesona oleh bayangannya sendiri di cermin. Mereka pun berhenti bertengkar, membawa cahaya kembali ke alam semesta.

Cermin keramat dan harta karun lainnya akhirnya sampai ke cucu Amaterasu, Ninigi.

Menurut legenda, kata Profesor Takenaka, sang dewi memberi tahu Ninigi: "Rawatlah cermin ini sebagai jiwaku, sama seperti engkau melayani Aku, dengan pikiran dan tubuh yang bersih."

Ninigi dipercaya sebagai kakek buyut Jimmu, yang menurut legenda menjadi kaisar pertama Jepang pada 660 SM.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
46 menit lalu

Gempa M6,8 Guncang Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 jam lalu

Breaking News: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami

7 jam lalu

Bikin Gemes! 5 Anak Kucing 'Pemarah' Hibur Pengunjung Kebun Binatang

3 hari lalu

Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal