GAZA, iNews.id - Warga Gaza menggelar salat jenazah untuk 112 korban tewas serangan Israel, Selasa (4/8/2026). Mirisnya, para korban yang tewas dalam serangan brutal pasukan Zionis di awal masa perang itu berasal dari dua keluarga besar.
Upacara pemakaman tersebut dianggap sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Palestina mengingat banyaknya jumlah korban.
Para korban merupakan anggota keluarga besar Al Hasayneh dan Abu Sharia. Mereka tewas setelah tentara Israel mengebom rumah mereka pada 23 November 2023.
Ribuan warga mengikuti salat jenazah di pemakaman kawasan Sabra, Kota Gaza. Seluruh jenazah diselimuti bendera Palestina dan dibaringkan di dekat puing-puing rumah yang hancur.
Jenazah-jenazah tersebut dievakuasi dari reruntuhan oleh tim pertahanan sipil pada Sabtu pekan lalu.