Protes Aung San Suu Kyi, Musisi Ini Kembalikan Penghargaannya

Annisa Ramadhani
Bob Geldof (Foto: BBC)

Suu Kyi menghadapi kritik keras atas tuduhan pembersihan etnis terhadap Muslim Rohingya. Ketidaktegasan Suu Kyi juga dikutuk oleh para pemimpin internasional dan kelompok hak asasi manusia (HAM). Apalagi, Suu Kyi enggan mengakui kekerasan militer yang terjadi.

Kekerasan di Negara Bagian Rakhine dimulai sejak 25 Agustus ketika militan Rohingya menyerang pos keamanan. Tindakan inilah yang kemudian memicu kekerasan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya.

Militer Myanmar menyatakan bahwa pihaknya hanya memerangi militan dan menyangkal jika kekerasan yang mereka lakukan ditujukan kepada warga sipil. Pada kenyataannya mereka membantai, memerkosa, dan membakar permukiman.

Kekerasan di Rakhine ini telah memaksa lebih dari 600 ribu warga Rohingya eksodus ke Bangladesh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

WNI Ditangkap di Turki, Diduga Jual Warga Rohingya ke Luar Negeri

Internasional
2 bulan lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
2 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Internasional
6 bulan lalu

Mantan Pemimpin Myamnar Aung San Suu Kyi Sakit Keras di Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal