Proyek China, Malaysia Pertimbangkan Bangun Jalur Kereta Api Tersambung ke Thailand

Ahmad Islamy Jamil
Menhub Malaysia Anthony Loke Siew Fook (ketiga dari kiri) dan Dubes China untuk Malaysia Bai Tian (ketiga dari kanan), saat peluncuran kembali proyek East Coast Rail Link (ECRL) di Dungun, Terengganu, Malaysia, 25 Juli 2019. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id – Pemerintah Malaysia bakal mempertimbangkan perluasan proyek pembangunan jalur kereta api yang dipimpin China ke perbatasan negeri jiran itu dengan Thailand. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi di antara dua negara Asia Tenggara itu.

Sebagai bagian dari program Inisiatif Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) yang diprakarsai China, Malaysia membangun jalur kereta api sepanjang 665 km dengan nilai proyek mencapai 50,27 miliar ringgit (sekira Rp168,7 triliun). Jalur tersebut bakal menghubungkan pantai timur dan barat Semenanjung Malaysia pada akhir 2026.

Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke mengatakan, pihaknya terbuka terhadap proposal untuk memperluas jalur rel kereta itu hingga perbatasan dengan Thailand. Menurut dia, hal itu dapat mewujudkan integrasi transportasi lebih lanjut ke dalam jaringan kereta api yang sudah ada maupun pembangunan infrastruktur di masa depan.

“Ketika konektivitas jalur kereta api antara Malaysia dan Thailand dapat dimodernisasi dan ditingkatkan, pergerakan (kereta) kargo dan penumpang antara kedua negara akan menjadi lebih cepat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Loke kepada Senat Malaysia, Rabu (27/3/2024).

Saat dimintai komentar terkait wacana tersebut oleh wartawan, juru bicara Kementerian Perhubungan Thailand belum memberikan tanggapan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Kuliner
2 hari lalu

Viral Restoran Uncle Roger di Malaysia Tutup Permanen, Nasi Gorengnya Biasa Saja? 

Internasional
3 hari lalu

Unik! Kampus di China Ini Dorong Mahasiswa Jatuh Cinta saat Liburan

Nasional
3 hari lalu

Seskab Teddy Ungkap Perintah Prabowo: Kereta Api dan Stasiun Harus Lebih Nyaman

Internasional
4 hari lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal