Puluhan Orang Ditangkap terkait Demonstrasi Menentang Hasil Pilpres AS di Washington DC

Anton Suhartono
Puluhan pendukung dan penentang Donald Trump ditangkap terkait demonstrasi di Washington DC pada Sabtu (14/11) (Foto: AFP)

Departemen Kepolisian Metropolitan, seperti dikutip dari Associated Press, Senin (16/11/2020), menyatakan, seorang pria 26 tahun didakwa melakukan serangan dengan senjata berbahaya setelah menembakkan kembang api ke beberapa orang.

Selain itu empat orang ditangkap atas berbagai tuduhan terkait penganiayaan yang menyebabkan seorang korban tak sadarkan diri.

Polisi juga melaporkan adanya korban penikaman yang dirawat di rumah sakit, meskipun belum diketahui pelakunya.

Empat polisi juga terluka saat mengangani demonstrasi. Petugas menyita delapan senjata api dari lokasi.

Setidaknya 10 dari total orang yang ditangkap merupakan warga Washington DC, sementara lainnya berasal dari negara bagian tetangga Maryland dan Virginia. Selain itu ada pula yang berasal dari New York, New Jersey, Carolina Selatan, dan Georgia.

Polisi masih memburu banyak demonstran lainnya setelah mengidentifikasi para pelaku kerusuhan dari rekaman CCTV.

Selain di Washington DC, demonstrasi menentang hasil pilpres AS juga terjadi di beberapa kota seperti Dallas, Las Vegas, Austin, dan lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

9 jam lalu

Nah, Iran Bantah Mohon-Mohon ke AS untuk Batalkan Serangan

12 jam lalu

Trump Sebut Perundingan Damai dengan Iran Dimulai Lagi Hari Ini

13 jam lalu

Trump Klaim Iran Mohon-Mohon kepada AS Batalkan Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal