Puluhan Wartawan di Seluruh Dunia Meninggal akibat Covid-19, Paling Banyak Ekuador

Anton Suhartono
55 wartawan di seluruh dunia meninggal akibat virus corona dalam 2 bulan terakhir (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Puluhan wartawan di seluruh dunia meninggal akibat terinfeksi virus corona dalam 2 bulan terakhir.

Organisasi kebebasan pers, Press Emblem Campaign (PEC), mengungkap, jurnalis terkadang tak melengkapi diri dengan APD saat meliput kejadian terkait wabah Covid-19

Menjelang Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada Minggu (3/5/2020), PEC memperingatkan banyak jurnalis menempatkan diri mereka dalam bahaya untuk melaporkan krisis kesehatan global ini. Setelah itu banyak dari mereka yang terinfeksi.

Menurut PEC, sejak 1 Maret, 55 jurnalis di 23 negara meninggal akibat virus corona.

"Wartawan menghadapi risiko besar dalam krisis kesehatan ini karena mereka harus terus memberikan informasi, dengan pergi ke rumah sakit, mewawancarai dokter, perawat, pemimpin politik, pakar, ilmuwan, dan pasien," bunyi pernyataan PEC, dikutip dari AFP, Jumat (1/5/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
9 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Nasional
1 bulan lalu

Dewan Pers dan Organisasi Wartawan Desak Pemerintah Ubah Perpres 32/2024 Jadi UU

Nasional
1 bulan lalu

Ketum PWI: Pers Bukan Sekadar Industri Informasi, tapi juga Fondasi Demokrasi Bangun Bangsa

Nasional
2 bulan lalu

PWI Pusat akan Gelar Perayaan Natal Bersama, Kapolri Listyo Sigit Dijadwalkan Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal