Puluhan Wartawan di Seluruh Dunia Meninggal akibat Covid-19, Paling Banyak Ekuador

Anton Suhartono
55 wartawan di seluruh dunia meninggal akibat virus corona dalam 2 bulan terakhir (Foto: AFP)

Disebutkan, di beberapa negara langkah-langkah perlindungan seperti menjaga jarak, karantina, dan penggunaan masker belum diterapkan sepenuhnya, terutama di saat awal wabah.

Jumlah wartawan terbanyak yang meninggal berada di Ekuador yakni sembilan orang. Diikuti Amerika Serikat dengan delapan kasus kematian, Brasil empat kasus, serta Inggris dan Spanyol masing-masing tiga kasus. Sisanya berada di negara lain.

Lebih lanjut PEC juga menyoroti peringatan dari PBB bahwa wabah virus corona di beberapa negara digunakan sebagai alasan untuk menindak media.

"Penyensoran, pemblokiran internet, penahanan sewenang-wenang terhadap wartawan, serangan fisik dan verbal, serta undang-undang darurat yang membatasi kebebasan pers telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir," kata PEC.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena akses ke informasi publik yang sangat diandalkan masyarakat menjadi terhambat.

"Transparansi merupakan yang terpenting dan dapat menyelamatkan nyawa di saat krisis kesehatan ini.”

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

KRI Leuser dan KAL Pohawang Kembali Gabung dalam Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Hari Ini

6 hari lalu

Pencarian Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak Diperluas, 7 Tim Sisir Selat Sunda

7 hari lalu

Pencarian Jurnalis iNews dan 7 Orang Lainnya di Sekitar Anak Krakatau Dilanjutkan Pagi Ini

1 bulan lalu

Geger! Wajah Erling Haaland Nempel di Ratusan Paket Kokain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal