Putin Bertemu Lukashenko di St Petersburg, Pertama Kali sejak Pemberontakan Wagner

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) saat bertemu Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (kanan) di Sochi, Rusia, Juni lalu. (Foto: Reuters)

MINSK, iNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan sekutu terdekatnya, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, akhir pekan ini. Pertemuan tersebut adalah yang pertama kalinya dilakukan pemimpin kedua negara pascapemberontakan Grup Wagner di Rusia, bulan lalu.

Sebuah video yang diunggah pada Minggu (23/7/2023) ini oleh layanan pers Kepresidenan Belarusia menunjukkan, Putin dan Lukashenko bersama-sama tiba di Istana Konstantinovsky di Saint Petersburg, Rusia, sebelum melakukan pembicaraan yang telah dijadwalkan.

Sebelumnya, Reuters dengan mengutip Kremlin melaporkan bahwa Putin dan Lukashenko akan bertemu pada hari ini. Pertemuan itu berlangsung dua hari setelah Moskow memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap Belarusia akan dianggap sebagai serangan terhadap Rusia.

Peringatan Moskow itu muncul setelah pada awal pekan ini Polandia memutuskan untuk memindahkan unit-unit militernya lebih dekat ke perbatasan negara itu dengan Belarusia. Langkah tersebut diambil Warsawa sebagai tanggapan atas kedatangan pasukan Grup Wagner dari Rusia di Belarusia. 

Putin mengatakan, Moskow akan menggunakan segala cara untuk membalas setiap permusuhan yang dilakukan oleh pihak mana pun terhadap Minsk.

Kremlin pertemuan Putin dan Lukashenko hari ini antara lain membahas tentang pengembangan lebih lanjut dari kemitraan strategis kedua negara.

Meskipun tidak mengirimkan pasukan sendiri ke Ukraina, Lukashenko mengizinkan Moskow menggunakan wilayah Belarusia untuk melancarkan agresi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Sejak itu, Lukashenko sering bertemu dengan Putin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
1 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
2 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal