Putin Ancam Gunakan Bom Klaster jika Diserang: Kami Punya Cukup Stok!

Anton Suhartono
Vladimir Putin memperingatkan soal penggunaan bom klaster dalam perang di Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Presiden RusiaVladimir Putin kembali memperingatkan soal penggunaan bom klaster atau amunisi tandan dalam perang di Ukraina. Dia menegaskan, Rusia akan menggunakan senjata kontroversial itu jika Ukraina melakukannya.

Menurut Putin, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah, Rusia memiliki persediaan bom klaster yang cukup dan berhak menggunakannya jika amunisi semacam itu digunakan untuk melawan pasukannya di Ukraina.

"Saya ingin tegaskan, di Federasi Rusia ada persediaan berbagai jenis bom klaster yang cukup. Kami belum menggunakannya. Tapi tentu saja, jika itu digunakan untuk melawan kami, kami berhak membalas," kata Putin, seperti dilaporkan kembali Reuters, Minggu (16/7/2023).

Meski demikian Putin menegaskan, penggunaan bom klaster merupakan kejahatan. Rusia belum merasa perlu menggunakannya, meski pernah mengalami kekurangan amunisi.

Ukraina telah menerima bom klaster dari AS. Senjata itu dibutuhkan untuk mengisi kekosongan peluru artileri 155 mm. AS kehabisan persediaan untuk memasok peluru itu ke Ukraina sehingga terpaksa mengeluarkan stok amunisi tandannya yang memiliki ukuran yang sama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

5 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

7 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

11 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal