Putin Makin Punya Legitimasi Perang di Ukraina jika Amerika Serang Greenland

Anton Suhartono
PM Spanytol Pedro Sanchez menilai ambusu Donald Trump merebut Greenland membahayakan dan berpotensi memberi keuntungan strategis bagi Rusia (Foto: AP)

Ketegangan meningkat setelah Trump pada Sabtu (17/1/2026) menabuh genderang perang ekonomi terhadap negara-negara Eropa yang menentang ambisinya atas Greenland. Trump mengumumkan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap delapan negara Eropa yang ia sebut sebagai “pembangkang”, yakni Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.

Dalam unggahan di akun Truth Social, Trump menyatakan tarif impor tambahan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026 untuk seluruh barang dari negara-negara tersebut. Bahkan, tarif akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai 1 Juni 2026 dan terus diberlakukan hingga AS benar-benar merebut Greenland.

Bagi Sanchez, eskalasi ini bukan sekadar konflik dagang atau sengketa wilayah, melainkan ancaman serius terhadap tatanan global. Jika dibiarkan, langkah Trump dikhawatirkan akan membuka ruang lebih luas bagi Putin untuk membenarkan agresi militernya di Ukraina di mata dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Ngeri! Iran Ancam Hancurkan Fasilitas Nuklir Israel

Internasional
10 jam lalu

Tutup Selat Hormuz, Iran: AS Rakus Minyak!

Internasional
15 jam lalu

Kapal Perang Iran Tenggelam di Samudera Hindia Ratusan Prajurit Hilang, Dibom AS?

Internasional
18 jam lalu

Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Tembus 1.000 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal