Putin Yakin Trump Tak Berani Jatuhkan Sanksi Baru ke Rusia, kok Begitu?

Anton Suhartono
Vladimir Putin yakin Donald Trump tak akan gegabah menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Rusia (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Vladimir Putin berbicara mengenai potensi hubungan Rusia dengan Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Dia yakin AS tak akan segegabah pemerintahan sebelumnya di bawah Joe Biden dalam menerapkan kebijakan terhadap Rusia, termasuk di bidang energi dan ekonomi.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Rossiya 1, Putin mengungkapkan harapan keterlibatan konstruktif antara negaranya dengan AS dalam beberapa isu strategis bersama, termasuk masalah ekonomi dan produksi energi.

"Kita bukan hanya termasuk produsen energi terbesar, tapi juga konsumen energi terbesar. Ini berarti harga yang terlalu tinggi tidak baik bagi perekonomian kita, karena energi digunakan untuk memproduksi barang lain di dalam negeri," katanya, seperti dilaporkan kembali Anadolu, dikutip Minggu (26/1/2025).

Putin melanjutkan, harga energi yang terlalu rendah juga tidak bagus bagi Rusia karena bisa mengganggu potensi investasi perusahaan energi.

Oleh karena itu, permasalahan ini perlu dibahas bersama dengan AS. Dia yakin Trump akan mempertimbangkannya.

"Kita punya banyak hal untuk dibahas. Ada isu lain di sektor energi yang mungkin menjadi kepentingan bersama," kata Putin.

Putin juga mengungkapkan rasa skeptis mengenai ancaman Trump untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Rusia. Dia yakin Trump tak akan membuat keputusan yang bisa merugikan perekonomian AS.

"Masuk akal bagi kami untuk bertemu berdasarkan realitas saat ini, untuk duduk dan membahas bidang-bidang yang menjadi kepentingan AS dan Rusia tanpa tergesa-gesa. Kami siap untuk melakukan itu," kata Putin, seraya menegaskan terserah kepada Trump untuk mau duduk bersama atau tidak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS

Buletin
14 jam lalu

Trump dan Putin Sambangi China, Xi Jinping Tunjukkan Pengaruh Besarnya

Internasional
18 jam lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
19 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal