Putra Mantan Diktator Ferdinand Marcos Jr Dijegal dalam Pilpres Filipina, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Ferdinand Marcos Jr (tengah) (Foto: Reuters)

Ayahnya memerintah Filipina selama hampir 20 tahun sampai digulingkan pada 1986 melalui revolusi people power. Dia meninggal di pengasingan pada 1989.

Istri dan anak-anaknya berulang kali membantah tuduhan bahwa mereka menjarah harta negara miliaran dolar AS selama Marcos berkuasa. Diperkirakan uang yang ditilep sebesar 10 miliar dolar pada 1987.

Pengadilan juga memvonis Marcos Jr atas penggelapan pajak pada 1995 lantaran tidak menyetorkan pajak penghasilan dari tahun 1982 hingga 1985. Keyakinan tersebut diperkuat melalui pengadilan banding pada 1997.

Meski namanya tercoreng, karier politik Marcos Jr justru meroket. Dia terpilih sebagai gubernur, anggota Kongres, serta menjadi Senator pada 2010.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Partai Perindo Usul Ambang Bebas Pajak Marketplace agar UMKM Tak Terbebani di Tengah Lesunya Daya Beli

2 hari lalu

Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tak Naik, Pilih Kejar Penunggak

7 hari lalu

7 Warga Keturunan Filipina di Bitung Dapat Status WNI usai Bertahun-tahun Tak Punya Kejelasan

9 hari lalu

Alasan MUI Minta Zakat Dijadikan Pengurang Pajak, Sebut Umat Islam Tanggung Beban Ganda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal