Qatar Disebut Vonis Mati 8 Eks Perwira India karena Jadi Mata-Mata Israel

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi vonis mati. (Foto: Reuters)

Vonis mati tersebut diambil pengadilan Qatar ketika Doha sedang mencoba untuk bernegosiasi dengan Hamas untuk pembebasan lebih dari 200 tawanan Israel yang ditahan kelompok pejuang Palestina itu pada serangan di Israel, 7 Oktober lalu.

Menurut laporan Reuters, kasus mata-mata atau spionase ini melibatkan delapan orang India. Mereka bekerja pada proyek kapal selam dengan sebuah perusahaan swasta untuk Pemerintah Qatar. Kasus ini juga bisa menjadi masalah diplomatik bagi New Delhi—yang sangat bergantung pada Qatar akan kebutuhan gas alamnya.

Pada Kamis kemarin, Pemerintah India mengaku sangat terkejut saat mengetahui bahwa Pengadilan Tingkat Pertama Qatar telah menjatuhkan hukuman mati kepada delapan warga negaranya. New Delhi pun menambahkan, pihaknya sedang menjajaki semua opsi hukum yang mungkin untuk membebaskan delapan terdakwa itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

7 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

13 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

24 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal