Raja Salman Pecat 2 Pejabat Kerajaan Arab Saudi Terkait Kasus Korupsi di Kementerian Pertahanan

Arif Budiwinarto
Raja Arab Saudi, Raja Salman, mengeluarkan dekrit pemecatan dua pejabat kerajaan terkait dugaan kasus korupsi di kementerian. (foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Raja Salman memecat dua petinggi Kerajaan Arab Saudi dan merujuk mereka bersama empat perwira militer untuk menjalani penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertahanan.

Dalam dekrit yang ditandatangani Raja Salman berisi pemecatan Pangeran Fahd bin Turki bin Abdulaziz Al Saud dari komandan pasukan gabungan dalam pertempuran koalisi pimpinan Saudi di Yaman, serta Pangeran Abdulaziz bin Fahd dipecat dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur Al-Jouf.

Sebelum menduduki jabatan komandan pasukan gabungan dalam koalisi, Pangeran Fahd adalah komandan Pasukan Darat Kerajaan Arab Saudi, unit pasukan terjun payung dan pasukan khusus. Sebagai gantinya, kerajaan menunjuk Letnan Jenderal Mutlaq bin Salem bin Mutlaq Al-Azima. Sedangkan Pangeran Abdulaziz merupakan anak kandung dari Pangerang Fahd.

Dilansir dari Reuters, Selasa (1/9/2020), keputusan itu didasarkan pada surat perintah Putra Mahkota Mohammed bin Salman kepada komite antikorupsi untuk menyelidiki "transaksi keuangan yang mencurigakan di Kementerian Pertahanan".

Setelah menjadi pewaris takhta pada 2017, Pangeran Mohammed bin Salman meluncurkan kampanye antikorupsi yang membuat pejabat kerajaan, menteri, dan pengusaha ditahan di Hotel Rizt-Carlton Riyadh. Sebagian telah dibebaskan setelah mencapai kesepakatan yang dirahasiakan dengan negara.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Prabowo Telepon Pangeran MBS, Serukan Aksi Militer di Timur Tengah Dihentikan

Nasional
9 hari lalu

Presiden Prabowo Telepon Pemimpin Negara-Negara Teluk usai Perang AS-Israel Vs Iran Pecah

Internasional
1 bulan lalu

Presiden Pezeshkian Ungkap Dampak Serangan AS ke Iran terhadap Timur Tengah

Internasional
1 bulan lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal