Ratusan Muslim Rohingya Tewas akibat Topan Mocha, Korban Selamat Belum Dapat Bantuan

Anton Suhartono
Ratusan Muslim Rohingya tewas akibat terjangan Topan Mocha di Rakhine, Myanmar (Foto: Reuters)

Jumlah korban tewas di semua kamp di Sittwe mungkin lebih dari 400 orang. Pemerintah Myanmar membatasi akses komunikasi, termasuk internet, di Rakhine sehingga sulit untuk mendapatkan informasi dengan cepat. 

ARNA mengecam keras pemerintahan junta militer yang tak melakukan upaya memadai untuk menangani para korban. Tak ada manajemen bencana yang terencana untuk menyelamatkan para korban.

“Sekarang orang sangat membutuhkan air minum, obat-obatan, tempat berlindung, makanan, dan kebutuhan pokok. Kami mendesak komunitas internasional dan LSM untuk membantu mereka," demikian isi pernyataan.

Rezim militer, lanjut ARNA, harus membuka akses bagi semua lembaga kemanusiaan untuk menjangkau setiap korban tanpa diskriminasi.

Topan Mocha menghancurkan hampir semua rumah, tempat berlindung, sekolah, masjid, biara, klinik, dan semua infrastruktur di Sittwe. 
Selain Sittwe, topan juga menerjang kota lain di Rakhine seperti Ponnagyan, Kyauktaw, Mrauk-U, Myebon, Pauktaw, dan Rathedaung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
1 bulan lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
1 bulan lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
2 bulan lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
2 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal