Ratusan Pekerja Pabrik Hyundai Ditahan Imigrasi, Menlu Korsel Terbang ke AS

Anton Suhartono
Menlu Korsel Cho Hyun terbang ke Amerika Serikat terkait penangkapan sekitar 300 pekerja pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai (Foto: ICE via AP)

Trump angkat bicara soal penangkapan 475 pekerja asing tersebut. Perusahaan asing, kata dia, harus merekrut dan melatih pekerja dari AS serta menghormati hukum imigrasi.

“Menyusul operasi penegakan hukum imigrasi di pabrik baterai Hyundai di Georgia, dengan ini saya mengimbau semua Perusahaan asing yang berinvestasi di Amerika Serikat untuk menghormati hukum imigrasi negara kami,” kata Trump, di Truth Social.

“Investasi Anda kami sambut baik, dan kami mendorong Anda untuk secara legal mendatangkan warga Anda yang sangat cerdas, dengan bakat teknis yang hebat, untuk membangun produk kelas dunia," ujarnya, melanjutkan.

Trump menambahkan, pemerintahannya akan membantu Korsel mengurus perizinan para pekerja asal sesuai aturan. Namun bantuan itu juga harus diimbangi dengan perekrutan tenaga kerja lokal.

"Sebagai imbalannya, kami meminta Anda untuk merekrut dan melatih pekerja Amerika,” tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS di Langit Irak, Pilot Diburu

Internasional
11 jam lalu

6 Tentara AS Tewas, Menhan Hegseth Akui Tak Semua Rudal dan Drone Iran Bisa Dicegat

Internasional
20 jam lalu

AS Uji Coba Rudal 'Kiamat' Minuteman III Bersamaan dengan Perang Iran, Sinyal Apa?

Internasional
21 jam lalu

Tak Takut Ancaman Trump soal Perang Iran, Ini Jawaban Pedas PM Spanyol Sanchez

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal