Polisi Israel melarang pemukim Yahudi memasuki tempat yang biasa disebut dengan Haram Al Sharif itu sejak 4 Mei atau 10 hari terakhir Ramadan, karena berpotensi bentrok dengan jemaah. Namun setelah Idul Fitri dan gencatan senjata antara Hamas dan Israel, mereka kembali menggeruduk masuk.
Kementerian Luar Negeri Palestina menyatakan, ulah kelompok Yahudi fanatik itu bisa mengganggu gencatan senjata yang ditengahi Mesir.
Kelompok perlawanan Hamas di Jalur Gaza menyerang Israel karena tentara Zionis menyerang Masjid Al Aqsa saat umat Islam melaksanakan ibadah Ramadan.