Remaja Anggota Neo-Nazi Jadi Orang Termuda Inggris Dijerat Terorisme, Pelajari Bikin Bom dan Membunuh

Anton Suhartono
Seorang remaja 16 tahun anggota neo-Nazi di Inggris menjadi orang termuda di negara itu yang dijerat kejahatan terorisme (Foto: Reuters)

Remaja itu mengakui kepada polisi telah membuat komentar rasis, homofobik, dan anti-Semit hanya agar terlihat keren. Dia juga berbicara tentang pembunuhan orang Yahudi menggunakan gas, menggantung orang gay, dan ingin menembak mereka saat parade.

Jaksa penuntut mengatakan di pengadilan, pada 2019 polisi menemukan bendera Nazi dan slogan rasis di rumah nenek remaja tersebut. Dia juga mengunduh beberapa dokumen cara manual membuat senjata serta cara membunuh, melalui ponsel dan komputer.

"Usia merupakan faktor mengkhawatirkan dan perilakunya mengkhianati kedewasaan di luar usia wajarnya," kata jaksa.

Pengadilan juga mengungkap, pelaku pernah mengirim pesan terenkripsi ke remaja lain di Estonia yang ternyata pendiri kelompok sayap kanan Divisi Feuerkrieg (FKD). Mereka membahas kebencian terhadap kelompok tertentu. Laporan menyebutkan pendiri FKD itu berusia 13 tahun.

Kelompok itu dikenal sebagai organisasi supremasi kulit putih yang menyerukan perang melawan kelompok minoritas, termasuk Yahudi, Muslim, gay dan lesbian, tokoh agama, serta polisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

2 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

7 hari lalu

Blak-blakan, Trump Senang Pangeran Harry dan Meghan Tinggalkan AS

15 hari lalu

Terungkap, Tersangka Peredaran Permen Narkoba dari Inggris Pesan lewat Website sejak Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal