Remaja Anggota Neo-Nazi Jadi Orang Termuda Inggris Dijerat Terorisme, Pelajari Bikin Bom dan Membunuh

Anton Suhartono
Seorang remaja 16 tahun anggota neo-Nazi di Inggris menjadi orang termuda di negara itu yang dijerat kejahatan terorisme (Foto: Reuters)

Pengadilan juga mengungkap, pelaku pernah mengirim pesan terenkripsi ke remaja lain di Estonia yang ternyata pendiri kelompok sayap kanan Divisi Feuerkrieg (FKD). Mereka membahas kebencian terhadap kelompok tertentu. Laporan menyebutkan pendiri FKD itu berusia 13 tahun.

Kelompok itu dikenal sebagai organisasi supremasi kulit putih yang menyerukan perang melawan kelompok minoritas, termasuk Yahudi, Muslim, gay dan lesbian, tokoh agama, serta polisi.

Sebelum kasus ini, pelaku kejahatan terorisme termuda Inggris adalah bocah berusia 14 tahun yang dikenal sebagai RXG. Dia merencanakan pembunuhan polisi di Australia pada acara Anzac Day. 

Pria asal Blackburn, Lancashire, itu menginstruksikan seorang militan Australia melancarkan serangan saat parade Anzac Day parade 2015.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Oktober 2015 setelah mengaku menghasut terorisme di luar negeri. Bulan lalu, Dewan Pembebasan Bersyarat memutuskan bisa dibebaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
9 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
10 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Health
13 hari lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal