LONDON, iNews.id - Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun di Inggris mengakhiri hidup karena stres dengan pemberlakuan lockdown yang memaksanya harus tinggal di rumah.
Menurut orangtua, anak perempuan mereka, Beth Palmer, semakin tertetekan karena membayangkan lockdown berlangsung hingga 3 bulan. Padahal aksi bunuh diri berlangsung pada akhir Maret 2020 atau baru beberapa hari setelah pemberlakuan lockdown di seluruh Inggris.
Remaja berparas cantik yang sedang menimba ilmu di bidang musik itu ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya di Sale.
Sebelum bunuh diri, Beth mengatakan lockdown terasa seperti 300 tahun baginya. Dalam pikiran dia, pembatasan ini seperti tak akan pernah dicabut.
Namun saat itu orangtua tak berpkiran anak mereka akan nekat mengakhiri hidup. Beth disebut sebagai remaja yang punya tekad kuat dan tak pernah memiliki catatan gangguan mental.