Remdesivir, Obat Covid-19 yang Digunakan Donald Trump Tak Mujarab Cegah Kematian

Anton Suhartono
Hasil penelitian yang didukung WHO mengungkap, remdesivir tak efektif mencegah kematian akibat Covid-19 (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan obat remdesivir tak terbukti efektif mencegah kematian serta mempercepat kesembuhan akibat Covid-19.

Remdesivir merupakan salah satu dari beberapa obat yang diteliti melibatkan lebih dari 11.000 orang di 30 negara untuk mengetahui keefektivitasannya melawan virus corona. WHO mendukung penelitian tersebut.

Obat ini juga digunakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk penyembuhan saat menjalani perawatan Covid-19. Gejala yang dialaminya hilang dalam 2-3 hari, meskipun Trump juga menggunakan obat lain.

"Tampaknya memiliki sedikit efek atau tidak ada terhadap pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, ditunjukkan dengan keseluruhan kasus kematian," demikian hasil penelitian, seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/10/2020).

Data yang belum diterbitkan secara resmi dalam jurnal ilmiah itu bertolak belakang dengan setidaknya dua penelitian di AS yang menunjukkan remdesivir dapat mengurangi durasi rawat inap di rumah sakit untuk pasien Covid-19.

AS mengesahkan penggunaan darurat obat yang dibuat oleh perusahaan farmasi Gilead Sciences tersebut sejak 1 Mei lalu yang kemudian disusul Uni Eropa. Remdesivir awalnya dibuat untuk mengobati Ebola.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Pejabat Board of Peace: Andalkan Pasukan Internasional Jaga Gaza Langkah Keliru

Internasional
4 jam lalu

Nah, Menlu AS Sebut Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Iran Khamenei

Internasional
1 hari lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
2 hari lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal