Rencana Serangan AS ke Yaman Bocor ke Wartawan, Israel Ketar-ketir

Anton Suhartono
Skandal bocornya rencana serangan AS terhadap kelompok Houthi di Yaman memicu ketakutan Israel (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Skandal bocornya rencana serangan Amerika Serikat (AS) terhadap kelompok Houthi di Yaman memicu ketakutan Israel. Pasalnya, Israel turut berperan memberi informasi intelijen kepada AS mengenai target serangan.

Surat kabar AS The Wall Street Journal, mengutip keterangan pejabat AS, melaporkan para pejabat Israel mengeluh ke AS soal isi pembicaraan di grup obrolan para menteri AS yang bocor ke wartawan.

Seperti diketahui, Pemimpin Redaksi Majalah The Atlantic Jeffery Goldberg secara tidak sengaja dimasukkan dalam grup obrolan Signal membahas serangan ke Yaman. Di dalam grup tersebut bergabung Wakil Presiden JD Vance, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan banyak lainnya. 

Hegseth membeberkan waktu serangan secara detail, termasuk pesawat yang digunakan hingga tahapan-tahapan serangan dan target yang dituju.

Pejabat tersebut mengatakan, Israel berperan dalam serangan dengan memberikan informasi intelijen untuk melenyapkan seorang pakar rudal Houthi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal