Rencana Trump Masukkan Geng Narkoba Meksiko dalam Daftar Organisasi Teroris Ditentang

Anton Suhartono
Andres Manuel Lopez Obrador (Foto: AFP)

Presiden Lopez Obrador mengatakan, Meksiko akan membahas masalah itu dengan AS setelah liburan Thanksgiving. Dia juga meminta menlu untuk memimpin delegasi membahas hal ini.

"Kerja sama, iya, intervensi, tidak," kata Lopez Obrador, dikutip dari Reuters, Kamis (28/11/2019).

Menlu Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan, pembicaraan akan diarahkan untuk mempertahankan kedaulatan Meksiko.

Ebrard sebelumnya mengatakan pelabelan teroris memungkinkan AS untuk bertindak langsung kepada geng bersangkutan sebagaimana terjadi di tempat lain. Ini berpotensi mengganggu kedaulatan negaranya.

Sementara itu mantan pejabat Departemen Luar Negeri AS, Jason Blazakis, mengatakan, pelabelan teroris untuk organisasi kriminal asing berpotensi merusak hubungan kedua negara yang pada akhirnya bisa menyebabkan kerugian ekonomi.

"Anda mengaburkan batas antara kriminalitas dan terorisme dan itu sangat bermasalah," katanya, seraya menambahkan, ada puluhan geng kriminal lainnya di seluruh dunia yang juga memenuhi syarat untuk dikategorikan teroris.

Sejauh ini Deplu AS telah memasukkan puluhan organisasi asing dalam daftar kelompok teroris. Sebagian besar merupakan militan asal Tmur Tengah, kelompok separatis, dan Marxis. Di Amerika Latin, gerilyawan sayap kiri dan kelompok paramiliter sayap kanan, keduanya terlibat dalam perdagangan narkoba, juga sudah masuk dalam daftar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

10 jam lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

11 jam lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

13 jam lalu

Terungkap! AS Hantam 13.000 Target Iran dalam 38 Hari, Balasan Rudal Tak Berhenti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal