Respons Pidato Trump, Iran Hujani Israel dan Pangkalan Militer AS dengan Rudal

Anton Suhartono
Iran merespons pidato Donald Trump dengan melakukan serangan terhadap kepentingan AS di kawasan dan Israel (Foto: Kemhan Iran)

TEHERAN, iNews.id - Iran merespons pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan ancaman akan melakukan serangan menghancurkan terhadap kepentingan AS di kawasan serta ke wilayah Israel.

Trump melontarkan pernyataan kontroversial dalam pidatonya yang menyebut akan menyerang Iran habis-habisan dan menjadikan negara itu kembali ke zaman batu jika tidak ada kesepakatan yang dicapai.

Pusat komando militer Iran, Khatam Al Anbiya, dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi pemerintah, Kamis (2/4/2026), memperingatkan AS dan Israel untuk bersiap menghadapi serangan yang lebih menghancurkan, lebih luas, dan lebih merusak.

“Dengan keyakinan kepada Allah SWT, perang ini akan berlanjut sampai penghinaan, aib, penyesalan selamanya dan pasti, serta pengakuan menyerah dari Anda,” bunyi pernyataan.

Tak lama setelah pidato Trump pada Rabu (1/4/2026) malam waktu Washington DC atau Kamis dini hari, Iran menghujani Kota Tel Aviv serta pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah dengan rudal dan drone. Bahkan serangan itu disebut yang terbesar sejak pecahnya perang pada 28 Februari. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

1 hari lalu

Media Iran Rilis 13 Daftar Pemimpin dan Pejabat Negara Barat dalam Target Pembalasan

2 hari lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

2 hari lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal