Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Benarkah Sendok Beku Ampuh Atasi Migrain? Ini Penjelasan Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Asal Tempel Sendok Beku saat Migrain, Dokter Ingatkan 3 Hal Penting

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:30:00 WIB
Jangan Asal Tempel Sendok Beku saat Migrain, Dokter Ingatkan 3 Hal Penting
Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak asal menempelkan sendok beku saat migrain karena ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menempelkan sendok beku di belakang leher saat migrain belakangan ramai dilakukan sebagai cara sederhana untuk meredakan sakit kepala sebelah. Meski metode ini memiliki dasar ilmiah, dokter mengingatkan masyarakat agar tidak asal melakukannya karena ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, mengatakan terapi dingin memang dapat membantu mengurangi nyeri migrain. Sensasi dingin bekerja dengan memperlambat hantaran sinyal nyeri pada saraf sehingga rasa sakit yang dirasakan penderita menjadi berkurang.

"Katanya sendok beku bisa redain migren? Bisa sih, tapi ada yang sering lewat. Di videonya, sendok beku ditempelin di belakang leher buat ngecilin pembuluh darah yang bikin nyeri kepala," kata dr Cecep, dikutip Senin (13/7/2026).

Meski demikian, dia mengingatkan ada tiga hal penting yang wajib diketahui sebelum mencoba cara tersebut. Pertama, manfaat utama terapi dingin bukan semata-mata karena mengecilkan pembuluh darah, tetapi juga karena mampu memperlambat hantaran sinyal rasa sakit menuju otak.

"Nah, dinginnya emang bisa bantu, ada jurnalnya. Tapi, ada tiga hal yang perlu kita tahu biar makin paham. Pertama, dingin ini ternyata nurunin nyeri dengan bikin hantaran sinyal di saraf jadi lebih lambat. Makanya sakitnya berasa mereda," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut