Diberitakan sebelumnya, Shinzo Abe terlibat dalam skandal pemotongan harga sebidang tanah milik pemerintah Osaka yang dijual kepada orang dekat Abe, yakni seorang pemilik taman kanak-kanak (TK), pada 2016.
Tanah itu dijual di bawah harga pasar sehingga menguntungkan orang dekat Abe. Nama Abe pun disebut-sebut punya andil dalam melincinkan jalan transaksi tanah itu, namun dia membantah telah memberikan izin.
Laporan media menyebut, tanah itu berpindah tangan dengan nilai hanya satu per sepuluh dari harga pasar. Sebagai imbalannya, pihak TK akan mendapuk istri Abe, Akie, sebagai kepala sekolah kehormatan, setelah gedung sekolah selesai dibangun.
Abe menegaskan, istrinya juga menolak jabatan kehormatan itu.