Ribuan Perusahaan dan Institusi Pemerintah AS Diretas, Diduga oleh Rusia

Anton Suhartono
Ribuan perusahaan dan institusi pemerintah AS diserang hacker (Foto: AFP)

Rusia membantah terkait dengan serangan siber itu.

Salah seorang sumber yang mengetahui peretasan ini mengatakan, jaringan penting yang digunakan divisi keamanan siber DHS untuk melindungi infrastruktur, termasuk pilpres AS, belum dibobol.

DHS sudah mengetahui laporan tersebut, tanpa secara langsung mengonfirmasi atau mengatakan seberapa parah pengaruhnya.

DHS juga bertanggung jawab mengamankan distribusi vaksin Covid-19 ke ratusan wilayan di AS.

Sementara itu Departemen Pertahanan menyatakan sudah mengetahui laporan tersebut namun tidak bisa memberikan komentar.

Badan Keamanan Nasional dan Komandan Markas Besar Gabungan juga mengeluarkan panduan dan arahan untuk melindungi jaringan sistem teknologi informasi Pentagon dan dari potensi gangguan.

Sementara itu SolarWinds yakin serangan itu merupakan ulah negara asing yang memasukkan kode berbahaya ke dalam pembaruan perangkat lunak.

"SolarWinds saat ini yakin jumlah pelanggan sebenarnya yang mungkin telah memasang produk Orion yang mengandung kerentanan ini kurang dari 18.000," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

20 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal