Ribuan Warga Palestina Menderita di Penjara Israel, Kurang Makanan dan Disiksa

iNews.id
Sebanyak 4.450 warga Palestina ditahan di penjara Israel, termasuk 160 anak di bawah umur, hingga April 2022 (Foto: Reuters)

Selain kelalaian medis, kelompok tersebut juga melaporkan adanya sejumlah pelanggaran HAM terhadap para tahanan. Salah bentuk pelanggaran HAM adalah penggunaan ruang isolasi yang semena-mena. 

Kelompok tersebut menyatakan, kebijakan kurungan isolasi adalah salah satu praktik paling berbahaya yang bertujuan untuk menghancurkan mental para tahanan. Mereka ditahan di sel yang tidak memiliki celah, kurang minuman, dilarang ditemui keluarga, dan dilucuti semua barang miliknya.

Keberlangsungan hidup warga Palestina yang ditahan Israel pun turut menjadi kritikan sejumlah pihak. Palestinian Prisoner Society (PPS) menyatakan, banyak kasus tahanan Palestina dibiarkan kelaparan dengan tidak diberi jatah makan berhari-hari.

Kasus kekerasan dan pelanggaran privasi para tahanan pun sempat menjadi sorotan berbagai media internasional. Para tahanan perempuan juga kerap tidak mendapat ruang tertutup untuk berganti pakaian. Selain itu, otoritas penjara Israel juga kerap melanggar aturan administratif dengan tidak mengizinkan warga Palestina yang ditahan untuk dibesuk.

Dalam laporan PPS sebelumnya, 95 persen warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel mengalami penyiksaan. Israel menerapkan berbagai cara untuk menyiksa tahanan secara fisik dan psikologis melalui sistem kekerasan komprehensif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
12 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Buletin
20 jam lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Nasional
24 jam lalu

Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace jika Palestina Tak Diuntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal