Ribuan Warga Sipil Gaza Dibantai Israel, Mesir: Itu Tak Bisa Disebut Membela Diri

Ahmad Islamy Jamil
Jumlah penduduk Gaza yang tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober lalu hampir mencapai 9.500 jiwa pada Sabtu (4/11/2023) kemarin. (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.idMesir menolak untuk menganggap tindakan militer Israel di Jalur Gaza sebagai pembelaan diri yang sah. Pasalnya, tindakan tersebut menyebabkan kematian ribuan warga sipil di wilayah Palestina itu. 

“Tidak ada pembenaran atas kematian warga sipil di Gaza. Kami tidak akan menerima upaya untuk membenarkan tindakan ini sebagai hak sah untuk membela diri,” kata Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, saat konferensi pers bersama dengan Menlu AS Antony Blinken dan Menlu Yordania Ayman al-Safadi, akhir pekan ini.

Shoukry menuturkan, serangan Israel terhadap warga sipil dan upaya untuk memaksa warga Palestina mengungsi ke wilayah lain tidak dapat dianggap sebagai hak untuk membela diri.

Sementara al-Safadi mencatat bahwa negara-negara Arab lainnya juga menolak untuk menganggap tindakan Israel di Jalur Gaza sebagai pembelaan diri.

Pada 7 Oktober, kelompok pejuang Hamas meluncurkan Operasi Banjir al-Aqsa dengan melakukan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dari Jalur Gaza. Israel lalu melancarkan serangan balasan dan memerintahkan blokade total terhadap Jalur Gaza, rumah bagi lebih dari 2 juta orang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
8 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
17 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
23 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal