Ribuan Yahudi Ultra-Orthodoks dan Liberal Bentrok di Tembok Ratapan

Nathania Riris Michico
Bentrok antara kelompok perempuan Yahudi di Tembok Ratapan, Yerusalem. (FOTO: AFP)

Sebagian pengunjuk rasa perempuan mengatakan kepada koran Haaretz bahwa mereka dibawa ke sana dengan menggunakan bus oleh sekolah keagamaan mereka untuk menghambat kelompok itu memasuki Tembok Ratapan.,

"Saat berdoa, friksi terjadi antar para jemaat, termasuk Women of the Wall, dalam bentuk menyumpah dan berbagai komentar," kata polisi, seperti dilaporkan BBC, Sabtu (9/3/2019).

Lewat sebuah cuitan, Women of the Wall menyatakan dua anggotanya harus dirawat karena kejadian itu. Kelompok tersebut kemudian dikawal ke bagian lain tembok yang memungkinkan jemaat non-tradisional berdoa.

Koran Haaretz melaporkan, ratusan laki-laki ultra-Ortodoks juga berusaha menembus barikade polisi untuk memasuki kelompok perempuan, tetapi polisi berhasil mendorong kembali mereka.

Polisi menyebut pihaknya menangkap satu pria yang berusaha menyerang perwira polisi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
17 hari lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

29 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

1 bulan lalu

Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa

2 bulan lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal