Roger, Kanguru 'Berotot dan Tampan' Australia Mati karena Usia Tua

Nathania Riris Michico
Roger, kanguru berotot yang sudah hidup selama 12 tahun, akhirnya mati. (Foto: KANGAROO SANCTUARY ALICE SPRINGS)

SYDNEY, iNew.id - Roger, kanguru yang menjadi terkenal karena tubuh berotot mirip binaragawan, mati di usia 12 tahun.

Roger diselamatkan saat bayi setelah induknya tewas karena kecelakaan. Dia kemudian dirawat di pusat penangkaran kanguru di Alice Springs, Australia.

Pertumbuhan Roger sangat pesat. Tingginya saat dewasa mencapai 2 meter dengan bobot 89 kilogram. Ukurannya yang masif itu membuat dia jauh lebih besar dibanding kanguru lainnya.

Kangaroo Sanctuary mengumumkan kematian Roger lewat media sosial pada akhir pekan lalu. Mereka menyebut Roger mati karena tua.

"Kami sangat kehilangan anak kami yang tampan," demikian pernyataan Kangaroo Sanctuary, seperti dilaporkan BBC, Senin (10/12/2018).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Israel Tuding Negara-Negara Barat Gagal Lindungi Orang Yahudi

Internasional
13 hari lalu

Pria Muslim yang Cegah Penembakan Komunitas Yahudi di Australia Dapat Sumbangan Rp27 Miliar

Internasional
15 hari lalu

Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Internasional
16 hari lalu

Filipina Bantah Pelaku Penembakan Komunitas Yahudi di Australia Berlatih di Mindanao

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal