"Sangat penting untuk mengumpulkan data dari permukaan asteroid,. Kami memiliki harapan besar bagi data ilmiah," kata manajer misi Hayabusa2, Makoto Yoshikawa, di Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA).
Sementara itu MASCOT berbentuk kotak dengan bobot 10 kilogram. Tubuhnya berisi banyak sensor. Kamera MASCOT dapat mengambil obyek gambar di berbagai panjang gelombang, memeriksa kandungan mineral menggunakan mikroskop, serta mengukur suhu permukaan dan medan magnet.
MASCOT diluncurkan 10 hari setelah Hayabusa2 melepas dua kendaraan mikro bernama MINERVA-II di Ryugu.
MINERVA-II bisa dibilang sebagai robot pengamatan bergerak pertama yang berhasil didaratkan di asteroid.
MINERVA-II tidak berjalan layaknya kendaraan, tapi bergerak dengan cara loncat. Ini memanfaatkan gravitasi rendah di permukaan Ryugu. Kendaraan akan bergerak sejauh 15 meter lalu berdiam selama 15 menit untuk mengamati kondisi fisik Ryugu menggunakan kamera dan sensor.