RS Indonesia di Gaza Diserang dan Dibakar Pasukan Israel, Kemlu RI Kutuk Keras

Anton Suhartono
Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan Israel terhadap Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza Utara (Foto: MER-C)

Organisasi kemanusiaan MER-C Indonesia yang mengelola RS Indonesia di Gaza sebelumnya menyatakan, fasilitas medis yang berada di Beit Lahiya itu menjadi sasaran pengepungan dan serangan Militer Zionis.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (21/10/2024), MER-C mengungkap pasukan Israel secara sistematis mengepung RS Indonesia selama 15 hari atau sejak 4 Oktober 2024, menyebabkan seluruh pasokan bahan bakar, logistik medis, dan logistik dasar terhenti. 

Akibatnya, para staf, pasien, serta warga yang mengungsi di rumah sakit mengalami kelaparan. Bahkan ada dua pasien yang meninggal dunia.

"Pasukan pendudukan terus melancarkan serangan militer ke RS Indonesia pada 19 Oktober 2024, tanpa alasan apa pun, setelah 15 hari memutus jalur logistik, menghancurkan fasilitas kemanusiaan ini dengan dampak yang belum dapat kami perkirakan," bunyi pernyataan MER-C.

Ada tiga fasilitas kesehatan yang masih beroperasi di Gaza Utara, yaitu RS Indonesia, RS Al Awda, dan RS Kamal Adwan. Ketiganya menjadi target serangan yang disengaja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

2 hari lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

2 hari lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

2 hari lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal