Rudal Azerbaijan Hancurkan Gereja Bersejarah, Warga Armenia: Biar Tuhan yang Balas!

Arif Budiwinarto
Ketedral Ghazanchetsots di kota Shusha, Nagorno-Karabakh, jadi target serangan rudal tentara Azerbaijan, Kamis (9/10/2020). (foto: AFP)

"Tidak ada militer, tidak ada yang strategis di sini, bagaimana Anda bisa menargetkan gereja?," kata Simeon.

"Itu adalah katedral yang sangat penting bagi orang Armenia. Tuhan akan menjadi hakimnya," lanjutnya.

Katedral Ghazanchetsots yang dibangun antara tahun 1868 dan 1887 merupakan bangunan ikonik penting bagi orang-orang Armenia. Katedral itu adalah rumah bagi Keuskupan Karabakh.

Selama perang Armenia-Azerbaijan pada tahun 1990-an, katedral itu pernah mengalami kerusakan dan tempat menyimpan rudal Grad oleh pasukan Azerbaijan.

Sedangkan Susha adalah wilayah pertahanan strategis yang menghadap langsung ke ibu kota Nagorno-Karabakh, Stepanakert. Tentara Azerbaijan pada perang di musim dingin 1992 mengirimkan serangan ke Stepanakert dari Shusa yang menewaskan ribuan orang.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Ditengahi Trump, Armenia dan Azerbaijan Berdamai Setelah Perang Puluhan Tahun

6 tahun lalu

Sepakat Damai dengan Azerbaijan, PM Pashinyan Dimusuhi Warga Armenia Dipuji Vladimir Putin

6 tahun lalu

Warga Sipil Tewas Kena Ranjau Pascakesepakatan Damai, Azerbaijan Tuduh Armenia

6 tahun lalu

Anggota Parlemen Prancis Tuduh Azerbaijan Pakai Senjata Terlarang Saat Perang dengan Armenia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal