Rumah Donald Trump Digerebek FBI, Diduga terkait Dokumen Rahasia Negara

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AP)

Trump sebelumnya mengonfirmasi bahwa dia telah setuju untuk mengembalikan catatan tertentu ke arsip negara. Politikus Partai Republik itu pun menyebut hal tersebut sebagai “proses yang biasa dan rutin”.

Menanggapi penggeledahan di rumahnya itu, Trump menuding lawan-lawan politiknya tengah bermain “perburuan penyihir”.

“Ini adalah masa-masa kelam bagi bangsa kita, karena rumah saya yang indah, Mar-A-Lago di Palm Beach, Florida, saat ini dikepung, digerebek, dan diduduki oleh sekelompok besar agen FBI,” ungkap Trump dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah pelanggaran penuntutan, upaya mempersenjatai sistem peradilan, dan serangan oleh kaum Demokrat kiri radikal yang sangat tidak ingin saya mencalonkan diri sebagai Presiden pada 2024,” ujarnya.

Dia lantas menyamakan penyelidikan FBI di rumahnya itu dengan skandal Watergate, yakni kejahatan bersejarah di dunia politik AS yang terjadi pada dekade 1970-an.

“Mereka bahkan membobol brankas saya! Apa perbedaan antara ini dan Watergate, di mana para operator membobol Komite Nasional Demokrat? Di sini, sebaliknya, Demokrat mendobrak rumah Presiden Amerika Serikat ke-45,” kata Trump.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 menit lalu

Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia

54 menit lalu

Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS

2 jam lalu

Panas! Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran di Pulau Kharg

3 jam lalu

Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal