Rumah Prostitusi dengan Pelayan Robot Wanita Ditentang

Anton Suhartono
(Foto: The Guardian)

"Ini bukan jenis bisnis yang saya inginkan di Houston," kata Turner, dikutip dari The Guardian, Selasa (2/10/2018).

Sebagai langkah konkret, dia memerintahkan dinas kesehatan dan bagian legal untuk menolak proposal Kinky.

Namun tentangan itu tak menyurutkan langkah Kinky S Dolls. Bahkan, perusahaan akan membuka tempat bisnisnya di Houston dalam waktu dekat.

"Negara bagian merupakan pasar yang lebih besar, dan pasar yang lebih sehat," kata pemilik Kinky S Doll, Yuval Gavriel, kepada The Washington Examiner.

Sebenarnya, tidak ada peraturan di tingkat kota, negara bagian, atau pemerintah pusat, yang melarang robot seks. Namun upaya perlawanan terus dilakukan, salah satunya dilakukan lembaga keagamaan Elijah Rising.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

12 jam lalu

Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

14 jam lalu

Menkeu AS: Perang Ekonomi Iran, Serangan Finansial Terbesar AS terhadap Musuh

15 jam lalu

Wow, Trump Sulap Jalanan di Sekitar Gedung Putih Jadi Sirkuit Balap 250 Grand Prix

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal