Rumah Prostitusi dengan Pelayan Robot Wanita Ditentang

Anton Suhartono
(Foto: The Guardian)

"Ini bukan jenis bisnis yang saya inginkan di Houston," kata Turner, dikutip dari The Guardian, Selasa (2/10/2018).

Sebagai langkah konkret, dia memerintahkan dinas kesehatan dan bagian legal untuk menolak proposal Kinky.

Namun tentangan itu tak menyurutkan langkah Kinky S Dolls. Bahkan, perusahaan akan membuka tempat bisnisnya di Houston dalam waktu dekat.

"Negara bagian merupakan pasar yang lebih besar, dan pasar yang lebih sehat," kata pemilik Kinky S Doll, Yuval Gavriel, kepada The Washington Examiner.

Sebenarnya, tidak ada peraturan di tingkat kota, negara bagian, atau pemerintah pusat, yang melarang robot seks. Namun upaya perlawanan terus dilakukan, salah satunya dilakukan lembaga keagamaan Elijah Rising.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal