Rumah Sakit Indonesia di Gaza Berhenti Beroperasi, Nyawa Pasien Terancam

Muhammad Fida Ul Haq
Rumah Sakit Indonesia di Gaza sudah berhenti beroperasi (Foto: Reuters)

Rumah Sakit Indonesia terletak dekat dengan kamp pengungsi Jabalia. Kamp itu yang terbesar di Gaza dan juga menjadi tempat berlindung bagi ratusan orang yang mencari perlindungan di sana.

Dekat dengan rumah sakit itu pernah dihantam beberapa kali oleh pasukan Israel. Setidaknya dua warga sipil tewas dalam serangan tersebut antara tanggal 7 hingga 28 Oktober.

Militer Israel mengklaim Rumah Sakit Indonesia digunakan untuk menyembunyikan pusat komando dan kontrol bawah tanah Hamas. Pejabat Palestina dan kelompok Indonesia yang mendanai rumah sakit tersebut telah menolak klaim tersebut.

Israel mengatakan komandonya masih melakukan pencarian di rumah sakit Al-Shifa pada hari Kamis, lebih dari sehari setelah mereka memasuki area tersebut sebagai bagian dari serangan untuk memberantas militan Hamas di enklaf Palestina.

Human Rights Watch memperingatkan bahwa rumah sakit memiliki perlindungan khusus dalam hukum humaniter internasional.

"Dokter, perawat, ambulans, dan staf rumah sakit lainnya harus diizinkan untuk melakukan pekerjaan mereka, dan pasien harus dilindungi," kata Direktur PBB Louis Charbonneau.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
13 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
22 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
1 hari lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal