Media setempat, mengutip para tetangga keluarga, mengatakan mereka sudah memperingatkan pemerintah setempat beberapa kali bahwa anak-anak itu diabaikan oleh orangtua mereka.
"Terlepas dari tragedi di Timisoara, tampaknya kampanye kami 'Api membunuh anak-anak' meningkatkan kesadaran akan masalah ini," ujar juru bicara IGSU, Adrian Marin, kepada AFP.
Pada periode antara 2010 hingga 2012, sebanyak 152 anak-anak meninggal dalam kebakaran di Rumania. Namun pada 2018, hanya ada delapan kematian anak di bawah umur, bersama dengan 27 yang terluka.