Rusia Akan Kirimkan Jenazah Tentara  Ukraina yang Tewas di Soledar

Umaya Khusniah
Wagner akan mengirimkan jenazah tentara Ukraina yang terbunuh dalam pertempuran di Kota Soledar ke wilayah yang dikuasai Ukraina. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Kelompok militer swasta Rusia, Wagner, berencana untuk mengirimkan jenazah tentara Ukraina yang terbunuh dalam pertempuran di Kota Soledar ke wilayah yang dikuasai oleh Ukraina. Sayang mereka tak menyebut jumlah mayat yang akan dikirimkan kembali. 

Situs RIA FAN - bagian dari kepemilikan media pendiri kelompok tersebut, Yevgeny Prigozhin - pada Sabtu (21//1/2023), mengutip seorang komandan Wagner mengatakan, perusahaan tentara bayaran itu akan mengirimkan mayat-mayat tersebut dari Soledar ke wilayah yang dikuasai Ukraina. Mereka akan menggunakan empat atau lima konvoi yang terdiri atas sekitar 20 truk.

Wagner mengatakan, pihaknya telah merebut Soledar  pada 11 Januari lalu. Pihak berwenang yang dipasang Rusia di wilayah Donetsk timur Ukraina pada awal pekan ini mengatakan, mereka telah menguasai kota tambang garam tersebut, di mana pertempuran sengit telah terjadi.

Laporan itu juga mengatakan Prigozhin telah menjelaskan, mayat-mayat tentara harus dikembalikan ke Ukraina dengan cara yang bermartabat. Sayangnya, mereka  tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang operasi yang direncanakan.

Meski tak menyebut jumlah mayat yang dimaksud, laporan mengatakan pasukan Ukraina telah menderita kerugian besar di Soledar. Sebaliknya, pihak berwenang Ukraina mengatakan bahwa selama pertempuran di Soledar, pasukan Rusia mengalami kerugian besar.

Prigozhin sebelumnya menghindari sorotan publik dan menyangkal hubungannya dengan Wagner. Namun pada pada bulan September lalu, dia mengakui telah mendirikan tentara bayaran yang telah memainkan peran utama dalam konflik tersebut. 

Dia menggambarkan Wagner sebagai pasukan yang sepenuhnya independen dengan pesawat, tank, roket, dan artileri sendiri.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
1 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal