Rusia mengklaim rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir 10 ton ke tempat mana pun di dunia serta mampu terbang di atas Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Perancang Satan 2 mengatakan, rudal buatannya bisa melesat di lintasan dan rute tak terduga sehingga sulit dicegat oleh sistem pertahanan rudal canggih mana pun.
Uji coba akan dilakukan dari peluncuran bawah tanah di pusat luar angkasa Rusia untuk mencapai target di Laut Pasifik. Jangkauan uji coba itu kemungkinan mencapai jarak maksimum 17.920 km.