Rusia Akui Serang Pelabuhan Odesa, Moskow: Kami Hancurkan Kapal Perang Ukraina dan Gudang Senjata AS

Ahmad Islamy Jamil
Pelabuhan Odesa di Ukraina, 23 Juli 2022. (Foto: Reuters)

Perjanjian itu dibuat untuk membuka blokade ekspor gandum dari beberapa pelabuhan Ukraina di Laut Hitam. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mengurangi kekurangan pangan global yang disebabkan oleh perang.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh perwakilan Rusia, Turki, Ukraina, dan PBB pada Jumat (22/7/2022). Isi kesepakatan itu antara lain, ekspor gandum, makanan, dan pupuk Ukraina dapat melintasi Laut Hitam dari tiga pelabuhan, termasuk Odesa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Internasional
21 jam lalu

Negara-Negara Teluk Marah ke AS usai Wilayahnya Digempur Drone Iran Tanpa Peringatan

Internasional
23 jam lalu

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Nasional
1 hari lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal