Rusia Bakal Undang Perwakilan Taliban ke Moskow, Bentuk Pengakuan?

Ahmad Islamy Jamil
Milisi Taliban merebut Istana Presiden Afghanistan di Kabul, Agustus lalu. (Foto: AP)

Secara geopolitik, Rusia khawatir akan potensi kejatuhan pemerintah di wilayah yang lebih luas di luar Afghanistan. Moskow juga mewaspadai kemungkinan kelompok milisi Islam menyusup ke negara-negara bekas Uni Soviet di Asia Tengah—yang dipandang Rusia sebagai penyangga pertahanannya di bagian selatan.

Setelah Afghanistan diambil alih oleh Taliban, Moskow mulai mengadakan latihan militer di Tajikistan dan memperkuat sumber daya di pangkalan militer Rusia yang ada di sana.

Pada Kamis (7/10/2021) ini, Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengadakan panggilan telepon dengan Presiden Tajikistan, Emomali Rakhmon. Kedua kepala negara membahas situasi keamanan seputar perkembangan terakhir di Afghanistan, menurut pernyataan yang dirilis Istana Kepresidenan Tajikistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal