Rusia, China, dan Amerika Berlomba Pergi ke Bulan, Apa yang Dicari?

Anton Suhartono
Bulan menjadi pusat perhatian dunia, Rusia, China, dan AS terlibat dalam perlombaan baru menuju satelit alami Bumi tersebut (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Bulan kembali menjadi pusat perhatian dunia. Rusia, China, dan Amerika Serikat (AS) kini terlibat dalam perlombaan baru menuju satelit alami Bumi tersebut. Namun, pertanyaannya, apa sebenarnya yang dicari negara-negara besar itu di Bulan?

Ambisi Rusia terbaru terlihat dari rencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Bulan dalam 10 tahun mendatang. Badan antariksa Rusia Roscosmos menargetkan pembangunan fasilitas tersebut pada 2036 guna mendukung Stasiun Penelitian Bulan Internasional yang digarap bersama China. Energi dari pembangkit itu akan menghidupi rover, observatorium, hingga infrastruktur penelitian agar dapat beroperasi secara permanen.

Meski Roscosmos tidak menyebut secara gamblang jenis pembangkitnya, keterlibatan perusahaan nuklir Rosatom dan Institut Kurchatov memperkuat indikasi bahwa sumber energi yang dipilih adalah nuklir. Langkah ini menegaskan bahwa Rusia dan China tidak lagi memandang Bulan sebagai target misi singkat, melainkan basis jangka panjang.

Amerika Serikat (AS) juga tidak tinggal diam. Badan antariksa NASA telah mengumumkan rencana menempatkan reaktor nuklir di Bulan pada awal dekade 2030-an.

Menteri Perhubungan AS Sean Duffy bahkan secara terbuka menyebut negaranya sedang berlomba dengan China untuk membangun pangkalan di Bulan, sembari mengakui Washington saat ini tertinggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal