Rusia dan China Gelar Patroli Udara Bersama dalam Penerbangan 13 Jam

Umaya Khusniah
Angkatan Udara Rusia menggunakan jet tempur Su-30SM dalam melakukan patroli udara bersama di kawasan Asia-Pasifik. (Foto: id.gta5-mods.com)

Latihan militer itu dilakukan di bawah rencana kerja sama militer 2022 yang disepakati sebelumnya antara Rusia dan China. Latihan militer ini juga tidak ditujukan terhadap negara lain.

Sebelumnya, media Korea Selatan dan Jepang melaporkan pencegatan pesawat Rusia-China di atas wilayah yang mereka anggap zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ). Laut Jepang dan Laut Cina Timur memiliki beberapa zona identifikasi pertahanan udara.

ADIZ China, diumumkan pada 2013, tumpang tindih dengan zona Jepang dan Korea Selatan, serta pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri. ADIZ dinyatakan secara sepihak oleh suatu negara dan tidak diatur oleh badan internasional. 

Ini mungkin mencakup area yang lebih luas daripada wilayah udara nasional negara itu sehingga pasukannya memiliki lebih banyak waktu untuk menanggapi kemungkinan ancaman udara.

Namun, Korea Selatan dan Jepang sering mengerahkan jet tempur untuk mencegat pesawat militer Rusia yang ikut latihan dengan China.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Internasional
2 hari lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
3 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal