Rusia Desak Armenia dan Azerbaijan Patuhi Perjanjian Gencatan Senjata

Umaya Khusniah
Rusia mendesak Armenia dan Azerbaijan untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata tahun 2020. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mendesak Armenia dan Azerbaijan untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata tahun 2020. Selain itu, Rusia juga mengungkapkan keprihatinan serius menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara atas wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov pada Senin (24/4/2023) mengatakan kepada wartawan, tidak ada alternatif untuk perjanjian 2020. Moskow bekerja sama dengan Baku dan Yerevan untuk mengatasi situasi tersebut.

"Rusia melanjutkan kontak, situasinya sangat sulit," kata Peskov kepada wartawan.

Azerbaijan pada hari Minggu (23/4/2023) mendirikan pos pemeriksaan di awal Koridor Lachin, satu-satunya rute jalan yang menghubungkan Armenia ke Nagorno-Karabakh. Sebaliknya, Armenia menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap perjanjian gencatan senjata 2020 yang ditengahi Moskow.

Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi sebagian besar dihuni oleh etnis Armenia. Pada tahun 2020, Azerbaijan memperoleh keuntungan teritorial yang signifikan dalam perang enam minggu yang menewaskan ribuan orang di kedua sisi. Moskow lantas mengirimkan pasukan penjaga perdamaian Rusia ke wilayah tersebut.

Rusia adalah sekutu Armenia melalui pakta pertahanan diri bersama, tetapi juga memiliki hubungan baik dengan Azerbaijan.

Azerbaijan setuju pada tahun 2020 untuk menjamin keamanan orang, kendaraan, dan kargo yang bergerak di sepanjang Koridor Lachin di kedua arah. Armenia mengatakan pendirian pos pemeriksaan di awal jalan adalah pelanggaran berat terhadap komitmen tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian

Internasional
2 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Sebut Pemimpin Iran Pemberani

Internasional
4 hari lalu

Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal