Rusia Desak Pertemuan DK PBB Bahas Rencana Ukraina Pakai Bom Kotor dalam Perang

Ahmad Islamy Jamil
Suasana dalam salah satu pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York, AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Misi Rusia untuk PBB mendesak agar diadakannya pertemuan Dewan Keamanan PBB. Tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas rencana Kiev menggunakan dirty bomb alias bom kotor dalam perang di Ukraina.

Bom kotor mengandung isotop radioaktif dan muatan eksplosif yang menyebarkan bahan radioaktif di area yang luas.

Rusia menuduh Kiev hendak melakukan provokasi dengan memanfaatkan bom kotor, dan kemudian melemparkan kesalahan kepada Moskow sebagai pihak yang menggunakan senjata nuklir dalam perang.

“Kami meminta diadakannya pertemuan Any Other Business (AOB) besok tentang (potensi penggunaan) ‘bom kotor’, setelah pertemuan politik di Suriah,” kata sumber Rusia di PBB kepada Sputnik, Senin (24/10/2022).

Sebelumnya pada hari yang sama, misi Rusia mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Isi surat itu menyebutkan bahwa Ukraina berencana untuk mengembangkan bom kotor dan kemudian menuduh Rusia sebagai pihak yang menggunakan senjata nuklir taktis.

“Rezim Kiev berencana untuk menyamarkan ledakan bom kotor seperti ledakan hulu ledak nuklir Rusia,” kata misi Rusia dalam suratnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
11 jam lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Internasional
12 jam lalu

Nah! Iran Akan Gelar Latihan Perang dengan China dan Rusia, Peringatan untuk AS

Internasional
1 hari lalu

Trump Sebut Putin bakal Hentikan Serangan ke Kiev selama Seminggu

Internasional
3 hari lalu

Hampir 500.000 Tentara Rusia-Ukraina Tewas selama Perang, Mana Paling Banyak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal