Menhan Rusia Telepon 3 Menteri Negara Eropa, Bilang Ukraina Bisa Pakai Bom Kotor

Anton Suhartono
Sergei Shoigu berbicara dengan mitranya dari Prancis, Turki, dan Inggris, membahas situasi di Ukraina (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu melakukan pembicaraan telepon dengan tiga mitra Eropa-nya, Minggu (23/10/2022). Ketiga pejabat tersebut adalah Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Sebastien Lecornu, Menhan Turki Hulusi Akar, dan Menhan Inggris Ben Wallace.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan kantornya, Lecornu mengonfirmasi pembicaraan telepon dengan Shoigu. Dia mengatakan, Prancis menegaskan kembali keinginan soal resolusi damai atas konflik Rusia dan Ukraina.

Lecornu menambahkan, Prancis menolak untuk terlibat dalam segala bentuk eskalasi, khususnya terkait penggunaan senjata nuklir. Dia juga mengatakan akan berbicara dengan menhan Ukraina membahas ini.

Selanjutnya, Shoigu mengatakan kepada Lecornu kekhawatiran bahwa Ukraina bisa menggunakan 'bom kotor' dalam konflik tersebut.

Dalam pembicaraan dengan Akar, Shoigu juga membahas situasi terakhir di Ukraina. Dia mengulangi kekhawatiran yang sama seperti disampaikan kepada Lecornu soal potensi penggunaan bom kotor oleh Ukraina. Hanya saja Rusia tidak menyertakan bukti soal tuduhan itu.

Keluhan serupa juga disampaikan Shoigu dalam pembicaraannya dengan Wallace. Dia mengatakan Rusia khawatir Ukraina bersiap menggunakan bom kotor.

"Situasi di Ukraina telah dibahas. Shoigu menyampaikan kepada mitranya dari Inggris, kekhawatiran tentang kemungkinan provokasi dari Ukraina dengan penggunaan 'bom kotor'," bunyi pernyataan Kemhan Rusia, dikutip dari Sputnik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Music
1 hari lalu

The Changcuters Tur Inggris April 2026, Hijrah ke London Jadi Kenyataan!

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
3 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Internasional
6 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal