Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB, Myanmar Malah Mendukung, Singapura Abstain

Ahmad Islamy Jamil
Hasil pemungutan suara di Majelis Umum PBB terkait keanggotaan Rusia di Dewan HAM PBB, Kamis (7/4/2022). (Foto: UN News)

Pada 24 Februari, saat tentara Rusia mulai melancarkan agresinya ke Ukraina, junta militer Myanmar menyatakan dukungannya kepada Vladimir Putin pada hari itu juga.

“(Alasan kami mendukung Putin) nomor 1 adalah bahwa Rusia telah bekerja untuk mengonsolidasikan kedaulatannya. Saya pikir ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Nomor 2 adalah, ini untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Rusia adalah kekuatan dunia,” kata Juru Bicara Dewan Militer Myanmar, Jenderal Zaw Min Tun, dalam wawancara dengan VOA Burma, kala itu.

Yang juga menarik adalah Singapura. Negara ini malah memilih abstain dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Kamis. Padahal, Singapura tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia terkait konflik Ukraina. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Singapura Umumkan Puasa Ramadan Mulai Kamis 19 Februari 

Nasional
4 jam lalu

Asia Tenggara Kompak, Awal Ramadan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

Internasional
8 jam lalu

Bocah WNI Tewas Ditabrak di Singapura: Pelaku Bebas, Ibu Korban Masih Dirawat Intensif

Internasional
10 jam lalu

Kereta Cepat Malaysia-Singapura Segera Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 5 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal