Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB, Myanmar Malah Mendukung, Singapura Abstain

Ahmad Islamy Jamil
Hasil pemungutan suara di Majelis Umum PBB terkait keanggotaan Rusia di Dewan HAM PBB, Kamis (7/4/2022). (Foto: UN News)

Sementara Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, juga dikenal sebagai sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin di Uni Eropa. Ketika Orban kembali memenangkan Pemilu Hungaria untuk keempat kalinya, beberapa waktu lalu, Putin langsung memberikan selamat kepadanya. 

Myanmar juga bikin kejutan. Negara ini ternyata mendukung Rusia dikeluarkan dari Dewan HAM PBB. 

Padahal, selama ini Myanmar dikenal sebagai sekutu dekat Moskow di ASEAN. Negara yang dulu dikenal dengan sebutan Burma itu bahkan secara terang-terangan mendukung serangan Rusia ke Ukraina.

Pada 24 Februari, saat tentara Rusia mulai melancarkan agresinya ke Ukraina, junta militer Myanmar menyatakan dukungannya kepada Vladimir Putin pada hari itu juga.

“(Alasan kami mendukung Putin) nomor 1 adalah bahwa Rusia telah bekerja untuk mengonsolidasikan kedaulatannya. Saya pikir ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Nomor 2 adalah, ini untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Rusia adalah kekuatan dunia,” kata Juru Bicara Dewan Militer Myanmar, Jenderal Zaw Min Tun, dalam wawancara dengan VOA Burma, kala itu.

Yang juga menarik adalah Singapura. Negara ini malah memilih abstain dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Kamis. Padahal, Singapura tercatat sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia terkait konflik Ukraina. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal