Rusia Disalahkan atas Jatuhnya Pesawat MH17, Mahathir: Mana Buktinya?

Anton Suhartono
Pesawat MH17 ditembak jatuh menggunakan rudal buatan Rusia (Foto: AFP)

Lebih lanjut Mahathir mengatakan, dia menerima hasil penyelidikan yang dilakukan Belanda, namun hanya sampai pada poin pesawat ditembak jatuh menggunakan rudal buatan Rusia. Sementara, pihak yang menembakkan rudal itu belum bisa dipastikan.

Orang-orang militer Rusia, kata dia, pasti tahu bahwa MH17 merupakan pesawat penumpang, sehingga bukan sasaran tembak.

Dia juga menyesalkan Malaysia tak dilibatkan dalam pemeriksaan kotak hitam MH17. Padalah, pesawat yang ditembak jatuh milik maskapai Malaysia dan di dalamnya juga ada penumpang warga Malaysia.

"Kami mungkin tidak memiliki keahlian, tetapi kami dapat membeli keahlian tersebut. Untuk beberapa alasan, Malaysia tidak diizinkan ikut memeriksa kotak hitam, melihat apa yang terjadi. Kami tidak tahu mengapa tak diikutkan dalam penyelidikan sejak awal. Kami melihat terlalu banyak (alasan) politis di dalamnya. Tujuannya bukan untuk mencari tahu bagaimana (kecelakaan) ini terjadi, tapi tampaknya terkonsentrasi pada upaya untuk menyalahkan Rusia. Ini bukan penyelidikan yang netral," tutur Mahathir, menegaskan.

Dia melanjutkan, seandainya penyelidikan dilaksanakan secara netral, Malaysia bersedia menerima.

Pesawat MH17 ditembak pada 17 Juli 2014 dalam penerbangan dari Bandara Schiphol, Amsterdam, menuju Kuala Lumpur, dan jatuh di dekat Torez di Oblast Donetsk, Ukraina, sekitar 40 kilometer dari perbatasan Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

4 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

5 hari lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

6 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal