Rusia Dituduh Langgar Perjanjian Senjata Nuklir, Begini Tanggapan Kremlin

Anton Suhartono
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov. (Foto: Reuters)

Hulu ledak nuklir gabungan kedua negara mencapai 90 persen dari total global.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan penolakan Rusia untuk memfasilitasi aktivitas inspeksi mengganggu hak-hak penting AS sesuai dengan perjanjian. Sikap itu juga disebutnya mengancam kelangsungan pengendalian senjata nuklir AS-Rusia.

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov mengatakan, perjanjian kontrol senjata tidak bisa dipisahkan dari realitas geopolitik. Dia menganggap tidak pantas mengundang militer AS ke fasilitas strategisnya saat ini.

Antonov menegaskan Rusia akan tetap memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan dalam New START.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Presiden Pezeshkian: Iran dalam Perang Skala Penuh!

19 jam lalu

Kampus di AS Ini Buka Fakultas Baru Cetak Kreator Konten-Influencer

20 jam lalu

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

22 jam lalu

Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal