Rusia Dituduh Rampok 600.000 Ton Gandum dari Ukraina, Lalu Ekspor ke Timur Tengah

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi tanaman gandum. (Foto: Pixabay)

KIEV, iNews.idRusia dituduh telah mencuri sekitar 600.000 ton biji-bijian dari wilayah Ukraina yang mereka duduki. Tak hanya itu, Moskow pun dituding telah mengekspor sebagian dari komoditas hasil rampasan tersebut. 

Karena itu, Ukraina akan menuntut Rusia memberikan kompensasi atas pencurian gandum dan perusakan properti petani di negara itu.

“Sampai saat ini, sekitar 600.000 ton telah dicuri dari perusahaan pertanian dan dibawa ke wilayah Semenanjung Krimea yang diduduki sementara (oleh Rusia),” ujar Wakil Kepala Serikat Produsen Pertanian Ukraina (UAC), Denys Marchuk, Rabu (8/6/2022).

“Dari sana, mereka dipindahkan ke pelabuhan, khususnya ke Sevastopol, dan dari sana, kapal-kapal (pengangkut gandum itu) pergi ke Timur Tengah,” kata dia, seperti dikutip Reuters.

Marchuk menuturkan, sekitar 100.000 ton biji-bijian dari Ukraina juga telah dikirim Rusia ke Suriah. Hal itu terungkap lewat “bukti yang direkam oleh Amerika Serikat”.

Dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait tuduhannya kepada Moskow itu. Kantor berita Reuters juga tidak dapat memverifikasi klaim tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Sejumlah Mantan Dubes Temui JK, Bahas Situasi Timur Tengah hingga Board of Peace

Internasional
21 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
9 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
1 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal